Header Ads

Xiaomi Redmi 6a Terbaru




Sebagai salah satu merk smartphone yang banyak diminati pasar, Xiaomi terus melakukan pengembangan pada produk-produknya. Pada bulan Juni lalu, pihak Xiaomi resmi mengumumkan perilisan smartphone Xiaomi Redmi 6A terbaru. Smartphone Xiaomi Redmi 6A terbaru merupakan versi lebih murah dari Xiaomi redmi 6 yang sama-sama diluncurkan dan dijual di Indonesia.

Xiaomi redmi 6A terbaru ini merupakan pengembangan dari versi terdahulunya yaitu Redmi 5A. tentunya pihak Xiaomi akan terus mengembangkan untuk meningkatkan kualitas produk mereka. Peningkatan yang dilakukan pada Xiaomi Redmi 6A terbaru antara lain, peningkatan ukuran layar yang jauh lebih besar dan juga penigkatan pada pemakaian prosesor yang lebih dari versi terdahulunya.

Xiaomi Redmi 6a Terbaru
Xiaomi Redmi 6A terbaru jelas sangat banyak mengalami peningkatan dari versi terdahulunya, mulai dari segi fotografi, karena bagian kamera utama, bukan lagi menggunakan satu kamera, melainkan dual setup kamera. Hal ini dikarenakan xiaomi ingin memberikan kepuasan kepada pasar yang suka dengan fotografi atau mendokumentasikan momen-momen berharga mereka, sehingga kamera utama lebih dioptimalkan dari segi kualitasnya. Kamera utama dengan dual setupnya sebesar 13 MP + 8 MP dengan f/2.2 dilengkapi phase detection, autofocus dan LED flash akan memberikan pengalaman indah saat fotografi. Walaupun kamera utama Xiaomi Redmi 6A belum dilengkapi dengan tren kamera ganda, namun tetap bias diandalkan untuk membuat kamera bokeh yang keren.

Selain kamera utama yang dioptimalkan, kamera selfi juga tidak kalah yaitu 5 MP dengan f/2.2 dilengkapi fitur Al Potrait dan Al Beauty. Selain itu, kamera selfi dilengkapi dengan Face Unlock sehingga dapat membuka layar lebih cepat, cukup dengan kedipan mata, maka layar smartphone akan langsung terbuka. Fitur ini akan sangat membantu pada saat berkendara. Ini merupakan sebuah pengalaman baru yang menyenangkan.

Xiaomi Redmi 6A terbaru memiliki tampilan body yang cukup elegan, karena material yang digunakan adalah aluminium sebagai bahan utamanya, dengan bentuk curved disetiap sisi samping. Dengan bentu seperti itu, Xiaomi Redmi 6a terbaru ini memberikan kenyamanan kepada penggunanya, walaupun dimensi ukuran tubuhnya tampak tebal sekitar 147.5 x 71.5 x 8.3 mm dan tampak solid. Namun smartphone ini hanya memiliki bobot 146g, sehingga sangat ringan dan membuat penggunanya dapat berlama-lama saat menggunakan Xiaomi Redmi 6A terbaru ini tanpa merasa pegal.

Dengan Layar yang lebih besar, Xiaomi Redmi 6A terbaru memilik resolusi 1440 x 720 pixel dengan ratio 18 : 9 dan lebar layar sebesar 5.45 inch, smartphone ini memberikan kualitas warna untuk setiap konten multimedia diatas rata-rata dikelasnya. Karena Xiaomi Redmi 6A dioptimalkan dengan teknologi In Plane Switching / IPS. Sehingga smartphone ini dapat memberikan pengalaman yang sangat menarik saat menonton cenema, seakan dunia yang luas berada digenggaman.

Xiaomi Redmi 6A terbaru ini juga lebih tangguh dari versi terdahulunya, karena menggunakan Chipset Snapdragon 625 bukan lagi snapdragon 425 seperti yang digunakan pada redmi 5A. terlebih lagi prosesor yang digunakan Octa-Core berkecepatan 2.0Hz yang dijalankan pada arsetiktur 64Bit, sehingga performa Xiaomi Redmi 6A terbaru ini lebih kencang dan aplikasi lebih lancer digunakan diatas layar. Ditambah dengan OS Android Oreo sebagai dasar MIUI 9.0, sehinnga stransisi slide lebih mulus dan tampilan yang lebih menarik.

Kapasitas memori Internal dari Xiaomi Redmia 6A terbaru ini mencapai 16 GB/ RAM 2 GB. Sebenarnya saat diumumkan secara global, Smartphone ini memiliki dua varian RAM 2 GB dan RAM 3 GB dengan penyimpanan 16 GB dan 32 GB. Namun saat ini yang dipasarkan hanya varian 16 GB/ RAM 2 GB. Tidak hanya memori yang besar namun, kapasitas baterai sudah mencapai 3000mAh, sehingga akan lebih tahan lama digunakan walaupun dalam penggunan normal.

Xiaomi Redmi 6A terbaru ini dapat disebut sebagai smartphone king dikelasnya. Harga yang dibandrol juga dapat dicapai semuai kalangan, karena relative murah sekitar Rp. 1.249.000 di Indonesia.

Tidak ada komentar